Blank Words

July 21, 2008

Mail Server Aman dengan qmail

Log Script

Setelah sekian jauh melangkah dan berhasil menyediakan service-service qmail, masih ada satu hal penting yang belum dilakukan dalam prosedur instalasi ini. Hal penting tersebut adalah pencatatan atau “logging”. Sementara ini, log proses qmail akan dilempar ke standart output yaitu console anda.

Adalah hal yang penting untuk menyimpan record transaksi yang terjadi di setiap proses qmail ke dalam suatu file. Hal ini akan memudahkan anda dalam pelaporan dan penulusuran masalah di kemudian hari. Oleh karena itulah pada tahap ini kita akan menyediakan fasilitas pencatatan aktifitas qmail dengan memanfaatkan salah satu program yang tersedia bersama paket instalasi daemontools, yaitu multilog.

Proses logging ini akan dilakukan untuk tiap daemon yang dijalankan. Artinya kita akan menyediakan fasilitas pencatatan untuk proses qmail-send,qmail-smtpd dan qmail-pop3d. Proses pencatatan juga akan menggunakan svscan untuk sebagai agen monitoringnya, oleh karena itu sediakanlah direktori yang akan digunakan untuk meletakkan script logging untuk tiap daemon yang dijalankan.

Kali ini akan digunakan direktori ‘log’ di dalam masing-masing daemon yang akan di catat aktifitasnya.
# mkdir -p /var/qmail/supervise/qmail-{send,smtpd,pop3d}/log
Lalu buatlah script ‘run’ di dalam masing-masing direktori log tiap daemon itu, yang mana script run ini berisi perintah multilog untuk proses pencatatan daemon yang terkait.

Proses logging qmail-send
#!/bin/sh
exec /usr/local/bin/setuidgid qmaill /usr/local/bin/multilog t \
/var/log/qmail/send

Proses logging qmail-smtpd
#!/bin/sh
exec /usr/local/bin/setuidgid qmaill /usr/local/bin/multilog t \
/var/log/qmail/smtpd

Proses logging qmail-pop3d
#!/bin/sh
exec /usr/local/bin/setuidgid qmaill /usr/local/bin/multilog t \
/var/log/qmail/pop3d
Proses logging daemon-daemon akan dilakukan oleh account khusus yang telah dipersiapkan pada awal instalasi qmail, yaitu qmaill. Sedangkan tempat penyimpanan file-file log adalah direktori-direktori daemon bersangkutan di dalam /var/log/qmail. Dengan demikian, maka perlu dipersiapkan tempat bersemayamnya file-file log tersebut, lalu jangan lupa sesuaikan izin akses terhadap direktori penyimpanan log itu.
# mkdir -p /var/log/qmail/{send,smtpd,pop3d}
# chown -R qmaill /var/log/qmail
Kemudian agar script-script log di atas dapat dieksekusi, berilah izin eksekusi. Barulah setelah itu jalankan proses logging dengan mengulang menjalankan daemon-daemon
# chmod 755 /var/qmail/supervise/qmail-*/log/run
# rm -rf /service/qmail-{send,smtpd,pop3d};
svc -dx /var/qmail/supervise/qmail-{send,smtpd,pop3d}
# ln -s /var/qmail/supervise/qmail-{send,smtpd,pop3d} /service/
Dalam beberapa detik periksalah keberadaan proses logging ini.
# svstat /service/qmail-*/log
/service/qmail-send/log: up (pid 2243) 8 seconds
/service/qmail-smtpd/log: up (pid 2244) 8 seconds
/service/qmail-pop3d/log: up (pid 2245) 8 seconds
Selamat untuk anda, seluruh proses instalasi qmail secara lengkap sudah selesai dijalankan. Sekarang anda sudah memiliki fasilitas layanan email yang lengkap, dengan fasilitas SMTP dan POP3 server.

Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , ,

1 Comment »

  1. Wah Thanks you atas informasinya tentang sendmailnya

    Comment by Soni — October 6, 2009 @ 8:19 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

Powered by WordPress